Selasa, 10 April 2012

Telur Paskah




Paskah selalu identik dengan telur paskah, banyak sekolah minggu, taman kanak-kanak serta sekolah dasar Kristen yang merayakan paskah dengan mengadakan lomba mencari telur ataupun menghias telur. Telur direbus kemudian disembunyikan dibeberapa tempat kemudian anak-anak mencarinya, 


Tapi tahukah kita makna dari telur itu sendiri?.

Telur Paskah berasal dari tradisi kesuburan kaum Indo-Eropa. Bagi para leluhur kita yang belum mengenal ajaran Kristiani, sungguh merupakan peristiwa yang menakjubkan menyaksikan suatu makhluk hidup yang baru muncul dari suatu obyek yang tampaknya mati. Bagi mereka, telur merupakan simbol musim semi. Di masa silam, di Persia, orang biasa saling menghadiahkan telur pada saat equinox musim semi, yang bagi mereka juga menandakan dimulainya tahun yang baru.



Pada masa Kristen, telur mendapatkan makna religius, yaitu sebagai simbol makam batu darimana Kristus keluar menyongsong hidup baru melalui Kebangkitan-Nya. Selain itu ada alasan yang sangat praktis menjadikan telur sebagai tanda istimewa sukacita Paskah, yaitu karena, dulu, telur merupakan salah satu makanan pantang selama Masa Prapaskah. Kaum beriman sejak awal telah mewarnai telur-telur Paskah dengan warna-warna cerah, meminta berkat atasnya, menyantapnya, serta memberikannya kepada teman dan sahabat sebagai hadiah Paskah.

dan untuk tahun ini , telur paskah ku seperti ini, kalau kamu :D ?


..HAPPY EASTER , GOD BLESS YOU..

Sumber : http://yesaya.indocell.net/id533.htm

Jumat, 06 April 2012

Metode Numerik


Metode Secant

Listing :
clc;
clear;
disp('Program Metode Secant');
disp('=============================');
E=0.000001;
x0=input('Masukkan X0 :');
xb=input('Masukkan X1 :');
i=0;
M=9;
disp('_______________________________________________');
disp(' i xi f(xi) epsilon');
disp('_______________________________________________');
while (E <M)
fx=exp(x0)-5*x0^2;
fxb=exp(xb)-5*xb^2;
d = xb - (fxb*(xb-x0)/(fxb-fx));
M=abs(x0-xb);
x0 = xb;xb = d;i=i+1;
fprintf('%3.0f %12.6f %12.6f %12.6f\n',i,xb,fx,M);end;disp('_______________________________________________');

 fprintf('Akarnya Adalah = %10.8f\n',xb);
end

Output :


Metode Nweton Raphson
Listing :

function newtonraphson
  clc;
  clear;
  disp('Program Metode Newton Raphson');
  disp('=============================');
  E=0.000001;
  x0=input('Masukkan X awal :');
  i=0;
  M=9;
  xb=0;
  disp('_______________________________________________');
  disp(' i           xi          f(xi)     epsilon');
  disp('_______________________________________________');
  while (E<M)
    fx=exp(x0)-4*x0;
    gx=exp(x0)-4;
    xb=x0-(fx/gx);
    M= abs(x0-xb);
    x0=xb;
    i=i+1;
    fprintf('%3.0f %12.6f %12.6f %12.6f\n',i,xb,fx,M);
  end
  disp('------------------------------')
  fprintf('Akarnya Adalah = %10.8f\n',xb);
end

Output :



Kamis, 05 April 2012

Zuma Deluxe



Zuma adalah salah satu permainan melempar bola kearah kumpulan bola yang memilki warna yang sama, jika kita salah melempar kearah warna yang berbeda, maka akan memperpanjang rangkaian bola, dimana jika semakin panjang rangkaian bola maka kesempatan untuk masuk kedalam lubang semakin dekat, dan jika rangakaian masuk ke lubang tersebut  maka kita dinyatakan kalah.

Pada permainan ini, terdapat beberapa level dan tingkat kesulitan yang harus dilalui oleh pemain. Jika kita berhasil melaluinya maka level kita akan naik ke tingkat selanjutnya.

Permainan ini mungkin termasuk permainan yang sederhana, tapi permainan ini cukup menyenangkan dengan grafis gambar yang  cukup baik. Permainan ini juga dapat mengajari anak-anak untuk mengetahui berbagai warna, selain itu kita yang memainkan juga dipacu berpikir untuk memliki strategi agar rangkaian bola tersebut dapat habis dengan cepat.
Tapi terkadang karena warna bola yang berwarna-warni dan bergerak sepanjang track, dapat membuat pemain merasakan pusing dan lelah pada mata. Oleh karena itu dalam memainkan permainan ini disarankan untuk tidak terlalu berlama-lama atau dapat juga dengan melakukan refleksi mata ditengah permainan dengan melihat tanaman yang berwarna hijau.
Dan untuk teman-teman yang ingin mengunduh permainan ini dapat klik disini , silahkan bermain :D

Senin, 19 Maret 2012

..Cupcakes..

Cupcake?
Siapa yang tidak kenal dengan kue ukuran mungil yang dihias dengan berbagai bentuk yang lucu, bisa dihias dengan krim ataupun dengan fondant, seperti gambar dibawah ini nih:
Lucu-lucu kan?

Nah, berikut ini adalah resep cupcake yang saya dapatkan dari Icip-Icip Dapur , resep ini bisa kalian coba buat dirumah.
RESEP CUPCAKE
Bahan A.
200 gram butter
50 gram margarin
250 gram gula halus
1 sdm susu kental manis

Bahan B. (campur dan aduk rata)
6 btr telur
50 gr fresh cream (kalo gak ada, pake susu Ultra plain aja)
1 sdt vanili

Bahan C. (campur & ayak)
225 gram tepung terigu rendah protein (cap Kunci Biru)
1/2 sdt Baking Powder

Cara membuatnya :
Panaskan oven. siapkan papper cup dan masukkan pada loyang muffin.
Kocok bahan A dengan mixer dg low speed aja... gak usah lama2, asal kecampur aja.
Trus masukkan bahan B bergantian dengan bahan C, sambil tetap dikocok dg low speed sampai tercampur rata.
*mohon diingat ngocoknya gak usah lama2 yaa*
Tuang adonan pada papper cup, masing2 2/3 bagian saja.
Panggang dalam oven sampai permukaannya berwarna kuning keemasan (liat foto).
Angkat dan pindahkan keatas wire rack dan biarkan dingin.
Siap dinikmati atau silahkan dihias sesuka hati :)
 
Catatan :
~ Ovenku ga ada pengatur suhunya... jadi kira2 sih kalo kalian biasa manggang cake, ya pake suhu itu aja.
~ Kalau ngocoknya terlalu lama, akibatnya cake akan mumbul saat dipanggang trus luber dan kempis saat dikeluarkan.
~ Kalau kurang lama memanggangnya, biasanya cake akan terlepas dari papper cup nya saat dingin.
~ Kalau pake papper cup momma, jadinya sekitar 18-20 cupcakes.
~ Kalau mau ingin rasa coklat, kurangi jumlah tepung 1 sdm peres. trus nanti saat terakhir tambahkan 1 sdm peres coklat bubuk (jangan lupa diayak) & pasta coklat secukupnya (cukup diaduk aja ya).


Semoga Bermanfaat…:)


Semoga Bermanfaat…J