Minggu, 20 Februari 2011

..Web Science..

Teknologi informasi semakin hari semakin berkembang. Dan tidak dapat dipungkiri bahwa itu semua di latar belakangi oleh kebutuhan kita terhadap informasi. Tanpa adanya informasi, dapat dibuktikan hidup kita gelap cinnn…*hahahaha

Kalau berbicara soal informasi, sudah dipastikan erat hubungannya dengan World Wide Web atau yang sering disebut dengan Web saja. WEB merupakan sebuah gagasan yang dicetuskan oleh tim berners_lee pada tahun 1989. Dimana proyek tersebut bertujuan untuk memungkinkan orang untuk bekerja sama dengan menggabungkan pengetahuan mereka dalam sebuah jaringan dokumen berbasis hypertext.

Sir Timothy John “Tim” Berners-Lee adalah seoranh penemu World Wide Web dan juga seorang ketua World Wide Web Consortium, lahir di London, 8 Juni 1955. Bergabung bersama Leslie Carr, Nigel Shadbolt dan Wendy Hall menjadi anggota Web Science Research Initiative. Pria yang merupakan mahasiswa lulusan lulusan Oxford University jurusan fisika ini memandang, “web sebagai objek yang kompleks, yang belum di teliti dengan hati-hati". Selain itu juga ia menuturkan keinginannya untuk lebih memahami sifat dan dinamika web. Web Science juga harus normatif, dan para ahli  mengusulkan solusi untuk membuat web bekerja lebih baik dan lebih baik lagi dalam melayani masyarakat.

Lalu apa gunanya belajar web science?

Web science nantinya akan menjadi ilmu yang sangat penting di dalam berbagai aspek kehidupan. yang nantinya akan menjadi titik temu antara berbagai ilmu pengetahuan dan ilmu TI.
Gambar dibawah ini merupakan dasar dari pengembangan web science yang digunakan oleh tim dan rekan-rekannya (web science dibangun oleh beberapa disiplin ilmu dibawah ini):



Nantinya diharapkan melalui web science segala sesuatunya dapat mempermudah semua orang dalam berinteraksi dan melancarkan dunia pembangunan teknologi di bidang apapun, menggabungkan realisasi teoritis dan praktis.

Sumber :

Rabu, 16 Februari 2011

..WEB..


Web?

Asing kah di telinga kalian dengan kata ‘WEB’ diatas? Tidak dapat dipungkiri, hampir semua orang akrab dengan satu kata diatas, apalagi untuk kita yang hobi mondar-mandir di dunia maya. Dalam keseharian kita pasti membutuhkan sesuatu yang berbau informasi. Dan hampir semua orang mencari informasi melalui internet.

WWW sering kali disamakan dengan internet secara keseluruhan, padahal sebenarnya WWW adalah bagian daripadanya. Lalu apakah arti sebenarnya dari kata World Wide Web atau yang biasa disebut dengan web?

World Wide Web (disingkat sebagai WWW atau Web) adalah suatu ruang informasi yang yang dipakai oleh pengenal global yang disebut Uniform Resource Identifier (URI) untuk mengidentifikasi sumber-sumber daya yang berguna.

Sejarah


Tim berners-Lee pada tahun 1991 menemukan suatu program yang diberi nama WWW. Berawal untuk mengembangkan suatu system untuk keperluan pribadinya yaitu ingin menemukan suatu cara untuk menyusun arsip-arsipnya.

System itu adalah program peranti lunak yang diberi nama Equire. Melalui program itu, tim Berners-Lee berhasil menemukan jaringan terkait antara berbagai arsip sehingga memudahkan informasi yang dibutuhkan. Dan inilah yang kemudian menjadi dasar dari sebuah revolusi yang sekarang kita kenal dengan web.

Pusat Penelitian Fisika Partikel Eropa(CERN), Jenewa, Swiss, WWW pertama kali dikembangkan. Dan pada tahun 1989 Berners -lee membuat proposal untuk pembuatan hypertext secara global, kemudian ‘Worl Wide Web’ sudah dapat dijalankan dalam lingkungan CERN pada bulan Oktober 1990. Dan pada musim panas tahun 1991, WWW resmi digunakan secara luas pada jaringan internet.  

Perkembangan Teknologi Web


Seiring dengan waktu, perkembangan teknologi web pun meledak. Dari yang hanya berfungsi sebagai sarana bertukar informasi tetapi juga menjadi aplikasi sistem informasi berbasis web. Dari sisi jumlah pun mengalami perkembangan, dari yang bejumlah hanya ribuan kini mencapai jutaan bahkan milyaran.


Kemudian untuk web browser dimana biasanya menjadi media berselancar pun ikut berkembang. Dari hanya intenet explorer (aplikasi mengakses web melalui computer) yang sangat popular waktu itu berkembang menjadi mozilla firefox, google chrome, safari, opera dan sebagainya.


Salah satu bentuk bagian perkembangan sejarah web, lahir definisi web pada akhir tahun 90-an, yaitu yang disebut web 2.0. Web 2.0 ini didefinisikan sebagai web yang berfungsi kolaboratif, informatif, dengan tujuan membuat pengguna semakin dekat, salah satu cirinya ditandai dengan hadirnya wiki, blog, social network.


Kemudahan dalam mengakses web pun sekarang kita sudah sangat bisa rasakan, dimana jika dahulu kita hanya bisa mengaksesnya melalui computer, sekarang dengan mudah kita bisa menjangkaunya lewat segala sesuatu yang berbais mobile. Seperti, laptop, netbook, smartphone hingga handphone. Dengan semua kenyataan itu, membuat web semakin menjadi bagian dari kebutuhan hidup masyarakat secara luas.

Sumber :

Rabu, 10 November 2010

SEGA


Pernahkah kalian melihat logo “SEGA” diatas?

Bagi kalian yang menyukai games pasti setidaknya pernah mengenal apa itu SEGA.
Sega hadir sebagai generasi keempat dari sejarah perkembangan games, dimana pada tahun 1988 sega mengeluarkan konsol next-generation mereka, yaitu Sega Mega Drive (yang juga dikenal dengan Sega Genesis). Sega ini memasuki data 16 bit dimana grafish dan warnanya sudah jauh lebih tajam dan real.

Sekitar tahun 1990an, sega lebih popular dibandingkan NES (Nintendo Entertainment System)selama 4 tahun (1990-1994) kedua console ini bersaing. Apalagi dengan dikeluarkannya Sonic the Hedgehog di tahun 1991, permainan gameplay yang sangat menarik mengalahkan Mario (yang menjadi mascot nitendo saat itu), yang membuat para gamers pada masa itu jatuh cinta dan meninggalkan nitendo.

Sonic the Hedgehog adalah sebuah permainan yang dimana Sang pemain akan berperan sebagai Sonic, seekor landak biru yang dianggap dapat berlari lebih cepat daripada angin, Sonic harus melewati enam zona. Target dari permainan adalah dengan berjalan menuju South Island, menghancurkan dan melawan Dr. Robotnik dan mencegahnya mengambil Chaos Emeralds.

Setelah dikeluarkannya sega genesis, sega kembali merilis sega Saturn. Yang adalah console permainan buatan sega yang mempunyai kemampuan 32 bit. Yang diluncurkan pertama kali pada tanggal :
* 22 November 1994 di jepang,
* 11 mei 1995 di Amerika Utara, dan
* 8 Juli 1995 di Eropa
Sampai akhir tahun 2000, Konsol ini bertahan di Amerika Utara dan Eropa. Game terakhir yang dirilis untuk konsol ini adalah Yukyu Gensokyoku Perpetual Collection, yang dirilis oleh Mediaworks bulan desember 2000.

Akan tetapi Sony meluncurkan si Raja game yaitu Playstation, yang adalah saingan terberat untuk sega dreamcast. Sega dreamcast adalah konsol generasi keenam dan merupakan keluaran terakhir dari sega.

Sega dreamcast ini untuk tampilan secara garis besar tidaklah berbeda jauh dari playstation, dan sebenarnya untuk mesin dreamcast ini sangat jauh mengungguli playstation, dimana Sony yang cuma menggunakan CPU 32-bit, sementara Sega langsung menggebrak empat kali lipat dengan central processor 128-bit.  Tetapi, Dreamcast gagal untuk menarik konsumen sebelum perilisan PlayStation 2 pada bulan Maret 2000 dan Sega akhirnya memutuskan untuk menghentikan Dreamcast tahun 2001, dan dihentikan di Jepang pada 2006, dan meninggalkan bisnis konsol permainan video.


sumber :

Sabtu, 23 Oktober 2010

Teknologi CGI

Ingat sebuah film animasi?

Film yang dibuat oleh Pixar, yang dirilis oleh Walt Disney Pictures dan Buena Vista Distribution di Amerika Serikat pada 21 November 1995 serta di Britania Raya pada 22 Maret 1996? Yang adalah film dengan gambar buatan komputer pertama yang dirilis Disney, bahkan dikatakan sebagai yang paling pertama. Film ini juga merupakan film Pixar pertama yang dirilis ke bioskop, meraup US$ 356.800.000 di seluruh dunia. Ceritanya berkisar tentang petualangan mainan yang digambarkan bisa hidup jika tidak ada orang.

Yaaaaa!! Betul sekali, “Toys Story..”


Sebuah film animasi mengunakan gambar yang dibuat oleh computer (computer-generated imagery/CGI)

Menurut Wikipedia-Ensiklopedia bebas, Computer-Generated Imagery (CGI; bahasa Indonesia: "pencitraan yang dihasilkan komputer") adalah penggunaan grafik komputer (atau lebih tepatnya, grafik komputer 3D) dalam efek spesial. CGI digunakan dalam film, acara televisi dan iklan, dan juga media cetak. Permainan video umumnya menggunakan grafik komputer waktu-nyata (jarang disebut sebagai CGI), namun juga sering menggunakan "adegan tengah" (cutscene) yang telah dirender dan film-film pembuka yang mirip dengan penggunaan CGI. Ini dinamakan Full Motion Video (FMV).

Dengan perangkat lunak ini kita akan bisa membuat gambar 3D lengkap dengan efek yang kita inginkan. Art of illusion, maya, blender,dll adalah beberapa contoh software CGI popular. Kemudian 3ds Max, Blender, Light Wafe 3D, Maya, dan Autodesk Softimage adalah perangkat lunak computer yang menerapkan system CGI. Banyak sekali film-film animasi yang menggunakan CGI.


CGI seperti mendarah daging dalam dunia perfilman modern. Ketimbang membuat miniature yang kemudian digunakan untuk membuat suatu kejadian yang dramatis, kehadiran CGI memberikan kualitas grafis yang sangad tinggi dan efek yang lebih terkontrol.

Sebagai contoh pada film “The day After Tomorrow”, ingat bagaimana New York diselimuti salju? Bagaimana meteor berjatuhan? Bagaimana air yang mirip dengan tsunami melanda kota itu? Ya!! Itu adalah teknologi dari CGI . Sehingga kita seakan-akan mendapat gambaran kiamat lewat film tersebut.


Berdasar referensi bahwasannya film bergenre fiksi ilmiah pertama yang menggunakan teknologi CGI adalah pada film ”Westworld” (1973) karya novelis scifi Michael Crichton, CGI 2D dipakai dan sekuelnya ”Futureworld” (1976) menggunakan CGI 3D untuk membuat tangan dan wajah. Akan tetapi tidak semua film-film animasi sukses dibuat, contohnya seperti Torn(1982) dan starfighter(1984), dimana animasi mereka terlihat benar-benar rekayasa computer.


Glen Taylor, yang adalah pendiri sekaligus direktur operasional Taylor James, sebuah perusahaan CGI yang berdomisili di Inggris mengatakan bahwa saat ini kita bisa menjumpai banyak gambar yang dihasilkan dengan CGI, baik sebagian ataupun secara keseluruhan. Mulai dari film animasi, video & computer game, special effects pada film & iklan TV, konten interaktif pada website dan dalam pembuatan sebuah visual fotografi.


Dan apakah kalian pernah menonton film ‘Avatar’??

Film berbiaya 280 juta-310 juta dollar AS ini fenomenal karena selain dirilis dalam versi 2D juga dirilis dalam format 3D, RealD 3D, Dolby 3D, dan IMAX 3D. di dalam film ini sebagian tetaplah diperankan oleh actor dan actris manusia. Mereka semua digabung dengan tokoh-tokoh animasi sehingga seakan-akan semua tokoh adalah nyata.

Film ini menjadi kunci dimulainya teknologi inovatif. Bagaimana kita bisa lihat revolusi film 3D yang memodifikasi peralatannya, dimana ia merancangnya sendiri.Cameron memberikan suatu konstribusi akan masa depan dunia perfilman.


Untuk ke depannya, jika disepakati teknologi 3D Sebuah format standar yang harus ada, problem pembajakan bisa diminalkan mengingat teknologi 3D yang tidak bisa dihadirkan secara murah di ruang teater rumah.

Jumat, 22 Oktober 2010

DIGITAL CINEMA - RESUME

Sinema digital berbeda dengan televisi high definition (HDTV). Sinema digital adalah sebuah teknologi digital untuk menayangkan gambar bergerak. Film-film dapat di distribusikan melalui perangkat keras, piringan optic atau satelit dan juga menggunakan proyektor . Disini sinema digital tidak bergantung pada penggunaan televise atau standar HDTV.

Seorang sutradara film yang bernama George Lucas mengatakan film di abad ke 19 menengah, dikembangkan dari fotografi yang baik melalui media menggunakan strip seluloid untuk menangkap dan merekam gambar mereka. Dan dari teknologi ini ,terbentuklah dasar untuk membuat film. Dimulai dari sejarah dahulu yang menggunakan seluloid kemudian terjadi suatu realitas baru pengganti seluloid.sebuah awal baru untuk pembuatan film dan bioskop.

Sampai saat ini proses pembuatan film yang sebenarnya dari sebuah produksi film telah dilakukan menggunakan kamera 35mm atau 70mm dengan tabung-tabung seluloid. Dirasakan secara signifikan kualitas lebih rendah dari apa yang dihasilkan oleh kamera digital.


Pada akhir tahun 1980, Sony datang dengan pemnasaran konsep ‘sinematografi elektronik’. Akan tetapi dinyatakan gagal lepas landas dengan professional dan public yang sama. Kemudian hanya pada akhir 1990-an dikenalkan HDCAM yang merupakan penggantian nama dari proses ‘sinematografi digital’ untuk membuat film dengan kamera digital dan peralatan terkait akhirnya mulai dipergunakan terus.
George lucas berperan penting dalam melahirkan pergeseran ini. Di tahun 2001-2, dia menyatakan ‘Attack dari klon’ episode Star Wars saga digital, menggunakan sony HDW-F900 HDCAM yang dilengkapi dengan lensa Panavision camcorder high-end.


Kemudian dipertengahan tahun 1990an sony juga mengeluarkan DCR VX100 Mini DV, yang dimana menjanjikan kualitas gambar yuang jauh lebih baik daripada film-film traditional. Peningkatan penggunaan teknologi digital dalam produksi film fiitur juga mempengaruhi logistic produksi film yang sebagian atau bahkan sepenuhnya digantikan dengan digital yang dibuat.



Dalam pembuatan film kontemporer, periode pasca-produksi sekarang umumnya jauh lebih lama dari masa produksi, dengan sebagian besar apa yang akan merupakan gambar akhir terlihat pada layar hasil kerja yang dilakukan dalam (pencitraan yang dihasilkan computer) dan CGI editing suite bukan pada set atau di lokasi. Aspek lain dari proses pembuatan film modern juga merasakan dampak dari meningkatkan digitasi. Mengedit digunakan untuk proses yang agak rumit penanganan strip seluloid.

Menurut sejarah, CGI memiliki kualitas gambar yang kasar. Ada beberapa konsekuensi yang signifikan dari kualitas visual yang berbeda. Salah satunya adalah bahwa gambar yang berisi sejumlah besar pekerjaan CGI biasanya muncul di layar untuk jangka waktu yang lebih pendek dari gambar dunia nyata.

Penggunaan teknologi menarik film digital yang lainnya dalam pelayanan yang memungkinkan bioskop nasional untuk memproduksi film-film khusus untuk budaya mereka dengan cara lebih membatasi struktur dan ekonomi traditional pembuatan film dicegah. Kamera dan perangkat lunak editing berbasis computer semakin memungkinkan film menjadi diproduksi untuk hampir nol anggaran.



Pada akhir tahun 1990-an, sinema digital memegang pembuatan film modern. Thomas Elsaesser profetis mengumumkan bahwa bioskop ‘‘will remain the same and it will be utterly different’. Salah satu cara menafsirkannya adalah bahwa proses dan teknologi digital ,sementara memiliki fundamental mengubah bhan dasar bioskop dari individu frame fotografi pada strip seluloid untuk pixel dan byte, dan memodifikasi berbagai tahapan proses pembuatan film,dari ide pertama film selesai, belum diubah secara radikal baik bahwa proses produksi itu sendiri atau tampilan selesai produk.

sumber :
Digital Cultures Understanding
www. google.com

Jumat, 15 Oktober 2010

Televisi Digital

Televisi adalah sebuah alat penangkap siaran bergambar. Kata televisi berasal dari kata tele dan vision; yang memiliki arti masing-masing jauh (tele) dan tampak (vision). Jadi televisi berarti tampak atau dapat melihat dari jarak jauh.

Dan televisi terbagi menjadi dua jenis, yaitu televisi digital dan televisi analog. Kali ini saya akan lebih membahas kearah televisi digital.

Yaitu dimana televisi digital (DTV) adalah jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal gambar, suara, dan data ke pesawat televisi. Televisi digital merupakan alat yang digunakan untuk menangkap siaran TV digital, perkembangan dari sistem siaran analog ke digital yang mengubah informasi menjadi sinyal digital berbentuk bit data seperti komputer.

DTV memungkinkan stasiun TV untuk dapat menyediakan gambar yang secara dramatis lebih jelas, berkualitas suara lebih baik dan pilihan program yang lebih banyak. DTV juga memungkinkan dilakukannya siaran berdefinisi tinggi (HD) bagi para pemirsa yang memiliki pesawat HD dan menyediakan kemampuan interaktif dan layanan data subtitle yang lebih baik.

Sejarah televisi digital atau lebih dikenal dengan HDTV (High-Definition Television) dimulai pada tahun 1980 yang dikembangkan oleh Jepang. Pada tahun 1922, Jepang menjadi Negara pertama yang memulai siaran  HDTV. Kemudian berkelanjutan di beberapa Negara, seperti di AS (DTV) yang mendapat beberapa dampak, AS dan Jepang seakan terjadi persaingan dalam hal mengembangkan televisi digital. Dan pada tahun 1998, Televisi Digital diluncurkan di Eropa Barat (DVB-T), baik oleh satelit maupun antenna di Darat.

Televisi digital memungkinkan jauh lebih besar dari 'on demand' jasa, dimana pemirsa dapat memilih program individu dari menu dan menonton setiap kali mereka pilih, yang terlepas dari penjadwalan kaku streaming siaran televisi dari masa lalu. DVD mengizinkan pemirsa untuk memodifikasi tampilan mereka pengalaman dalam segala macam cara, dari pemilihan bahasa yang berbeda untuk mengganti.

Berkat transformasi besar dari Internet dan Worl Wide web membawa pengaruh yang cukup besar untuk teknologi digital terutama pada televisi. Dari media awal yang dikirim dari beberapa pemancar analog(antena) yang di pasang tinggi diatas tanah yang biasa disebut televisi terestial digital (DTT). Kemudian kabel serat optic yang membawa sinyal televisi ke rumah (TV kabel digital). Dan Layanan satelit digital pertama  untuk debut global(piringan satelit). Alat serupa telepon seluler digunakan terutama untuk menerima frekuensi televisi digital berformat DMB dan DVB-H. siaran televisi digital juga dapat diterima menggunakan internet berkecepatan tinggi yang dikenal dengan televisi protocol internet (IPTV)

Jika kita perhatikan, televisi sekarang sudah menjadi kebutuhan harian semua orang. Diawali di dalam teater layar datar, kemudian menjadi bagian dari pusat hiburan rumah, layar kecil hanphone pun sekarang menjelma menjadi televise. Layar computer menjadi televise, sementara layar televise berhubungan dengan computer.

Dan jika tidak ada perubahan, Youtube dan teknologi produksi digital memungkinkan untuk membuat televise sendiri. Revolusi digital masih akan terus berlanjut dan tetap menjadi salah satu medn pertempuran utama.

Live Streaming






Pernahkah kalian menonton sebuah tayangan acara live pada jaringan internet? Akan tetapi acara itu tidak akan bisa kita tonton kembali sama hal nya ketika kita menonton acara live di stasiun televisi.

Ya!! “Live Streaming”! pasti kalian sudah mengenal 2 kata tersebut.

Live streaming adalah tayangan langsung yang di-broadcast kepada banyak orang (viewers) dalam waktu yang bersamaan dengan kejadian aslinya,  melalui media data komunikasi (network) baik yang terhubung dengan cable atau wireless.

Semakin maju nya teknologi di zaman sekarang menjadikan manusia berpikir lebih dan lebih lagi dalam segala hal, termasuk dalam dunia internet. Dan Streaming media adalah contoh kecilnya.
Streaming menawarkan pendekatan baru untuk media di Internet. Dimana User tidak perlu menunggu sampai file selesai semua di download kemudian baru bisa dimainkan. Streaming Media dapat dimainkan ketika file media sedang ditransfer. Data yang ditransfer melalui Internet dimainkan kemudian dibuang .

Dan kelebihan streaming adalah kita dapat menggunakannya untuk live-broadcast. Dimana merekam suatu peristiwa(berita,talkshow,dsb) saat itu juga kemudian meng-code filenya. Lalu mengirimkan stream file tersebut ke server,dan Server pun akan mem-broadcast stream ke penonton / user. Dan yang pasti adalah membutuhkan lebih banyak bandwith karena orang pasti menonton secara bersamaan.

Nah suatu ketika, iseng-iseng ngeliat live streaming punya Tvone.co.id. aduhh, mantep banget deh tu sreaming-an nya, ga pake acara ngadet-ngadet, mengingat bahwa kecepatan internet saya yang cukup lambat, ohohohoho…beda banget sama youtube.com dan liputan6.com. mantep deh. Lalu Saya tes dengan menyaksikan langsung lewat televise, dan itu beneran live streaming, mungkin hanya berbeda beberapa detik dari tayangan aslinya. Tapi yang pasti keren banget lah.


Timbullah pertanyaan besar diotak saya, “PAKE TEKNOLOGI APAAN NIH??”..
Ternyata Tvone yang bekerjasama dengan kompas.tv menggunakan teknologi IPTV.
IPTV (Internet Protocol Television) adalah suatu layanan televisi digital yang memanfaatkan IP (Internet Protocol) melalui infrastruktur jaringan broadband .
IPTV meliputi baik TV live ( multicasting ) serta video yang tersimpan (video-on-Demand, atau VoD). Pemutaran IPTV dibutuhkan baik untuk sebuah komputer pribadi atau set-top-box dihubungkan ke TV. Konten video biasanya dikompresi baik menggunakan MPEG-2 atau MPEG-4 codec dan kemudian dikirim dalam transport stream MPEG yang disampaikan melalui IP Multicast dalam kasus live TV atau melalui IP Unicast dalam kasus video on demand. multicast IP adalah metode di mana informasi dapat dikirim ke banyak komputer pada waktu yang sama. H.264 (MPEG-4) codec semakin digunakan untuk menggantikan MPEG-2 codec yang lebih tua. (ngutip dari Wikipedia,hehehe)

Jaringan LAN (Local Area Networking) untuk melayani client dalam jaringan local tersebut ,Sudah banyak dimanfaatkan perusahaan dan institusi pendidikan memanfaatkan teknologi ini sebagai media informasi dan hiburan. Untuk dapat menikmati layanan ini, kita sudah harus terlebih dahulu mengintergrasikan flash player ke dalam browser kita. nih silakan download jika kalian belum mempunyai Flash Player

            Adobe Flash Player adalah perangkat lunak untuk melihat animasi dan film menggunakan program komputer seperti browser web.

Dan saya pun berharap untuk semua stasiun televise menggunakan teknologi ini, supaya mengirit pengeluaran untuk beli televise bagi yang sudah mempunyai internet dirumah hehehhee…